MENJADI SEKOLAH HEBAT

Posted: January 20, 2012 in Cerita Dari Jepang, Gagasanku

MENJADI SEKOLAH HEBAT

Oleh:
Heriyanto Nurcahyo
Guru SMA Negeri 1 Glenmore Banyuwangi

Chie Ogata san,begitulah kami memanggilnya. Beliau adalah seorang guru muda dari Ozukita Junior High School di Kumamoto. Dalam kegiatan bulanan diskusi kami,beliau membawakan topic diskusi yang sangat menarik: My Perfect School. Topik ini terinspirasi oleh bukunya Mary Spratt berjudul A Language Development Course . Buku ini diterbitkan oleh Cambridge Teacher Training and Development. Read the rest of this entry »

ENAKNYA MENJADI GURU DI INDONESIA
Sebuah catatan otokritik
Heriyanto Nurcahyo

Apa ya enaknya menjadi guru di Indonesia?Adalah satu diantara sekian pertanyaan yang sering menggoda pikiranku.Pertanyaan ini muncul bersamaan dengan jatuhnya keputusanku menjadi pendidik. HIngga saat inipun masih belum sepenuhnya kutemukan jawabannya. Bukan berarti keputusan menjadi pendidik tidak memberikanku “keuntungan-keuntungan”. Justru,melalui profesi ini kutemukan begitu banyak keberlimpahan hidup.Secara psikologis,pilihan profesi ini telah mampu membunuh diriku dari pseudo-pseudo keintiman keduniawian.Ianya juga memberi ruang yang begitu luas untuk menjadi ihklas,sabar dan tentunya panutan kebaikan dan kebajikan bagi sang anak didik . Menjadi pendidikpun mendorongku lebih kreatif dan inovatif.Setiap harinya bergaul dengan benda hidup yang hitrogen dan “aneh-aneh”.Kadang teriakannya memekakkan telinga dan membakar emosi.Kadang juga nyanyian dan senandungnya menggunjangkan kesadaran nurani kita.keanehan –keanehan itulah yang semakin menjadikanku lebih hidup.Begitu indahnya menjadi pendidik itu ternyata ya?.
Dan secara materi (financial),Profesi ini mampu mengangkatku ketaraf kemakmuran yang lebih baik. Memungkinkanku membeli motor, HP baru, rumah bahkan mobil sekalipun.Kesejahteraan yang diberikan Pemerintah sudah lebih dari cukup bahkan berlimpah.Tunjangan profesi pendidik,beras,anak dan seabrek tunjangan lainnya.Namun,pertanyaanku lagi,apa ya enaknya menjadi guru di Indonesia?.
Mungkin saja ceritaku berikut ini bisa menjawabnya.Ada dua kegiatan yang paling aku sukai selama kuliah di Jepang.Pertama, berdikusi dengan guru-guru Jepang dan ALT (American language Teacher) tiap sebulan sekali.Acara ini dikomandani oleh pembimbing akademik saya:Prof.Nobuyuki takaki.Di acara ini kami bisa curah gagasan dan berbagi pengalaman mengajar dengan guru-guru sekolah menengah dan atas Jepang.Saya lebih senang dan tepat menyebut kegiatan ini sebagai Micro Teaching.Karena guru-guru itu selalu mempraktekkan cara mengajar mereka dengan pendekatan pembelajaran yang baru dan selalu kaya inovasi..Saya kemudian sering termenung dan berandai-andai sepulang mengikuti acara ini. Salah satunya adalah pengandaian saya atas MGMP.Andai saja MGMP diformat semacam ini,betapa bagusnya pengembangan profesi guru kita nantinya. Read the rest of this entry »

Agama Main-Main

Posted: January 20, 2012 in Cerita Dari Jepang

AGAMA MAIN-MAIN

Di Starbucks coffe shop itulah kami janji bertemu. Inilah kali pertama bagiku “ngopi” di jaringan kedai kopi terkenal dunia itu.Letaknya di Sotenggai pusat perbelanjaan termasyur di Kumamoto-Shi.Tempat ini terkenal dengan nama Shimatori dan Kamitori. Pusat perbelanjaan terbesar yang memanjang dengan jalan utama ditengah-tengahnya. Ribuan orang tiap hari hilir mudik di Archade ini. Ratusan outlet dan butik tersebar bak bulir-bulir salju yang terjatuh dari langit.Kemeriahannya semakin menjadi hidup tatkala mata kita memandang ribuan orang silih berganti keluar masuk pusat perbelanjaan dengan dandanan yang sangat stylish dan modis sekali. Namun yang hendak saya ceritakan bukanlah tentang para shopaholic itu,atau orang-orang yang sekedar windows shopping,bukan itu tapi tentang seseorang yang aku temui di Starbucks.
Sonoda Mariko namanya. Saya memanggilnya Mariko san. Seorang perempuan paruh bayah. Dia menemuiku setelah sebelumnya menghubungiku untuk sekedar memberitahukan bahwa dia kini telah menjadi Host Family ku selama di Jepang.Mulailah dia bercerita tentang kehidupannya. Ia yang dulunya direktur perusahaan makanan terpaksa mengundurkan diri dan kosentrasi sepenuhnya pada keluarga. Setelah saya Tanya alasan dibalik keputusannya itu,ia mengatakan bahwa kerja di Jepang sangat memeras otak dan tenaga,bahkan tidak ada waktu luang untuk keluarga. Dia juga menceritakan bagaimana kakaknya yang sekarang memimpin perusahaan itu tidak punya begitu banyak waktu bahkan untuk sekedar istirahat diliburan musim dingin ini. Saya kemudian menjadi sangat mahfum atas penjelasan dan alasan dibalik mundurnya dia dari jabatan itu.Meski heran juga atas keputusannya,mengingat hampr semua warga Jepang workaholic,saya bisa memakluminya alas an dibalik keputusannya.
Kini ia hidup bersama suami dan dua anak lelakinya, yang pertama kuliah di jurusan tata boga sedang yang kecil masih duduk di kelas 2 SMA terbaik di kumamoto.Saya pada kesempatan ini tidak akan bercerita tentang keluarganya,pun juga tidak tentang bisnis sampingannya itu,melainkan satu hal yang sampai saat ini membuatku terheran-heran akannya. Read the rest of this entry »

Wawancara ADS

Posted: January 13, 2012 in Offshore' Scholarships

« Putri Malu, Elin dan Ikan Kecil di Pancuran
Prediksi Pertanyaan Wawancara ADS 2012

January 1, 2012 by Andi Arsana

taken from http://australiaawardsindo.or.id/

Daftar pertanyaan yang saya buat ini adalah hasil ingatan masa lalu dan prediksi berdasarkan pemahaman saya secara umum terhadap maksud dan tujuan adanya beasiswa ADS ini. Ini sama sekali bukan bocoran tetapi saya yakin seorang kandidat ADS harus bisa menjawab pertayaan-pertanyaan berikut dengan baik :) Semoga pertanyaan-pertanyaan ini membuat Anda tambah semangat dan rajin menyiapkan diri.

What motivate you to study in Australia? (motivasinya apa?)
Why do you choose Australia as apposed to other countries? (kok milih Australia, bukan negara lain?)
What have you prepared to make sure you can finish your study in Australia? (sudah melakukan persiapan apa saja untuk bisa lulus kuliah?)
Australia’s education system is different from Indonesia’s. How well do you know this and how have you prepared yourself? (apa yang sudah disiapkan untuk menghadapi sistem pendidikan Australia yang berbeda dengan Indonesia?)
What are you going to study in Australia? (mau kuliah di mana di Australia?)
How well do you understand your proposed of study and how have you gathered information about it? (seberapa mengerti Anda tentang jurusan yang akan Anda ambil dan bagaiaman Anda memperoleh informasinya?)
If you are to study master degree, why do you choose master by coursework or by research? (jika Anda belajar S2, apa alasan Anda memilih master by coursework atau by research?)
How do you think the field of study benefit Indonesia? (apa manfaatnya bidang studi yang anda pilih bagi Indonesia?)
How important is the study for Australia? (seberapa penting bidang studi itu bagi Australia?)
How are you going to implement what you study in Australia when you return to Indonesia? (bagaimana menerapkan hasil studi Anda nanti ketika sudah pulang ke Indonesia?)
How confident are you about your chance to finish the study on time? (yakin bisa menyelesaikan studi tepat waktu?)
Are you going to do a research? How are you going to do it? (apakah akan melakukan penelitian? bagaimana cara/prosesnya?)
Is there any fieldwork involved in your study/research? If so, how are you going to do it? (adakah kerja lapangan terkait studi/penelitian Anda nanti? Bagaimana pelaksanaanya?)
What new things your research will contribute to the development of your area of study? (hal baru apa yang akan Anda kontribusikan melalui riset ini kepada perkembangan bidang ilmu ini?)
What motivate you to conduct research in this area, how it relates to Indonesia’s current problems and Australia’s priority development area? (apa motivasi Anda memilih bidang penelitian ini dan bagaimana kaitannya dengan permasalahan Indonesia serta prioritas pembangunan Australia/AusAID?)
Are you aware of potential culture shock that you might experience? How have you prepared yourself? (bagaimana menghadapi kemungkinan gegar budaya?)
Apart from academic matters, how do you think studying in Australia benefit you? (selain dalam hal akademik, apa keuntungan belajar di Australia?)
How are you going to interact with Australian people, considering that you have different cultural background? (bagaimana caranya berinteraksi dengan orang Australia mengingat kebudayaan yang berbeda?)
Do you think Indonesia is ready to support you developing your expertise upon completion of your study? (apakah Indonesia siap mendukung Anda mengembangkan keahlian Anda setelah kembali ke Indonesia nanti?)
If Indonesia is not ready to support you when you return due to lack of facilities and funding for instances, what is your plan? (kalau ternyata Indonesia tidak siap mendukung Anda setelah pulang nanti karena masalah fasilitas dan dana, apa rencana Anda?)
How do you think you can make real impacts to Indonesian and your society when you return to Indonesia? (bagaimana Anda akan membawa dampak nyata/langsung pada masyarakat ketika sudah selesai sekolah nanti?)
Do you think your area of study can benefit people in Indonesia or it is exclusive to corporation or government institutions? If it is not directly for the people how are you going to make sure that they are also benefited at some stages? (apakah keahlian Anda nanti bermanfaat bagi orang kebanyakan atau bersifat eksklusif bagi institusi pemerintah atau korporasi? Jika tidak berdampak langsung bagi masyarakat, bagaimana Anda menjamin agar masyarakat juga mendapat manfaat?)
Many people think that good education is to prepare one to compete in international arena. With better education and skills they can work anywhere in the world and they do not have to return to their country after study. What do you think about that? (banyak orang meyakini bahwa pendidikan yang baik membuat mereka bisa bersaing di dunia internasional sehingga banyak yang tidak pulang ke negaranya setelah lulus. Bagaimana Anda melihat ini?)
In a globalised world like this, contribution can be made from anywhere and you do not have to be in Indonesia to contribute for Indonesia. How do you see this opinion? (dalam dunia yang semakin sempit seperti sekarang, kontribusi bisa diberikan dari mana saja dan Anda tidak harus berada di Indonesia untuk bisa berkontribusi bagi Indonesia. Bagaimana pendapat Anda?)
Are you aware that the world is rapidly changing? What aspects do you see change in relation to what you will study in Australia and how are you going to contribute? (apakah Anda melihat perubahan besar yang terjadi di dunia saat ini? Apa saja hal yang terkait dengan apa yang Anda pelajari saat ini dan bagaimana Anda bisa berkontribusi?)
Leadership is one of the keys to good order in the society. What leadership role have you played in the past and how are you going to maintain/enhance it in the future upon completion of your study? (kepemimpinan adalah salah satu kunci tatanan masyarakat yang baik. Aspek kepemimpinan apa yang sudah Anda perankan di masa lalu dan bagaimana Anda mempertahankan atau meningkatkan itu setelah meyelesaikan studi di Australia?)
Do you think what you will learn in Australia can help you with your career? How? (apakah studi Anda di Australia akan bermanfaat untuk karir Anda? Bagaimana dan dalam hal apa?)
One of the most important things to enhance in Indonesia and also the world is entrepreneurship. How can you do this in your are of study and how your study in Australia will help you with this? (salah satu yang perlu digalakkan di Indonesia dan dunia adalah kemampuan wirausaha. Bagaimana Anda bisa melakukan ini di bidang ilmu Anda dan bagaimana pendidikan di Australia akan membantu Anda mewujudkan itu?)
One of the benefits of studying overseas is good international network. How are you going to establish it and how to utilise it for your career and for Indonesia? (salah satu keuntungan belajar di LN adalah terbentuknya jejaring internasional. Bagaimana Anda membentuk dan memanfaatkan jejaring itu?)
Indonesia has had a lot of experts in your area, right? How do you see you will be able to make a difference? (ada banyak ahli di bidang Anda di Indonesia. Bagaimana Anda akan membuat suatu perubahan atau perbedaan ke arah kemajuan?)
What is your plan regarding information dissemination (knowledge sharing) upon completion of your study? (apa rencana Anda dalam membagikan informasi/pengetahuan Anda setelah lulus nanti?)
What have you done so far to demonstrate your care to your field of study? (apa yang telah Anda lakukan selama ini sebagai pertanda Anda memiliki kepedulian terhadap bidang studi Anda?)
Australia has different seasons. How are you going to cope with cold winter, for example? (Australia punya musim yang berbeda dengan Indonesia. Sudah siap dengan musim dingin yang menggigil, misalnya?)
What have you done to gather information that will support your study in Australia? (apa yang telah Anda lakukan untuk mendukung studi Anda di Australia?)
How do you think Indonesia-Australia relationship at the moment? (menurut Anda, bagaimana hubungan antara Indonesia dan Australia saat ini?)
Is there anything in Indonesia or Australia that become your concern in relation to your proposed study? (adakah hal khusus terkait Indonesia atau Australia yang menjadi perhatian Anda terkait studi yang Anda usulkan?)
How do you think Indonesia and Indonesia can maintain or enhance their bilateral collaboration? (bagaimana Indonesia-Australia dapat memelihara atau meningkatkan kerjasamanya?)
Are you going to bring your family to Australia? if so/not, what motivate you? (apakah Anda akan membawa keluarga ke Australia? apa motivasinya?)
Family can either support of disturb your study. How do you see this? (kehadiran keluarga bisa mendukung atau mengganggu studi Anda. Menurut Anda bagaimana?)
What is the benefit of bringing family to Australia and how are you going to achieve that? (apa keuntungan membawa keluarga saat studi di Australia dan bagaimana anda meraih keuntungan itu?)
Bringing family to Australia is not easy. How ready are you with all the preparation? (membawa keluarga ke Australia bukan perkara mudah. Bagaimana Anda menyiapkan segala sesuatunya?)
Do you think you can contribute to Australia also in relation to your study? (selain mendapat manfaat, apakah Anda bisa berkontribusi juga bagi Australia sehubungan dengan studi Anda?)
Are you aware that there are misunderstandings between Indonesia and Australia sometimes? How do you think you can play a role in eradicating the misunderstandings? (apakah anda paham, kadang terjadi salah paham antara Indonesia dan Australia? Bagaimana Anda bisa berperan dalam mengurangi kesalahpahamann itu?
What do you think is the main problems Indonesia is facing currently and how will your study help Indonesia address the problems? (apakah masalah utama Indonesia saat ini dan bagaimana studi Anda akan membantu menyelesaikannya?)
Please describe your potential role in your society and your workplace upon returning to Indonesia and how your study will help you? (apa peran/potensi peran Anda di masyarakat dan tempat kerja dan bagaimana studi ini akan membantu Anda mencapai/menjalankan peran itu?)
If you are selected, you will be in a group of very special Indonesians. How are you going to use your privilege for the good of other not-very-lucky Indonesians?
When you are in Australia, how are you going to balance academic life and other activities? (saat berada di Australia, bagaimana Anda menyeimbangkan kehidupan akademik dan aktivitas lainnya?)
While in Australia, how important do you think for you to be involved in activities other than study? (selama berada di Australia, seberapa penting bagi Anda untuk mengikuti kegiatan di luar akademik?)
What problems do you think you will face in Australia and how are you preparing yourself for that? (kendala apa yang kira-kira akan Anda hadapi dan bagaimana Anda menyiapkan semua itu?)
Is there anything that you want to ask, add or comment? (apakah ada yang ingin Anda tanyakan, tambahkan atau komentari?)

Selamat bersiap-siap dan semoga berhasil. Jangan lupa mintakan doa kepada orang-orang yang Anda sayangi karena doa mereka yang akan menyempurnakan perjuangan yang tidak mudah ini. Seperti saya, mudah-mudahan Anda juga setuju bahwa doa ibu (di manapun beliau berada) sangatlah digdaya. Selamat berjuang kawan

Akhir tahun dan Awal tahun di Jepang
In Serba-Serbi Jepang on Januari 5, 2011 at 3:06 am

Tahun baru dan akhir tahun keduanya adalah masa yang paling sibuk dalam kehidupan masyarakat Jepang. Akhir tahun sejak tanggal 23 Desember adalah libur panjang di universitas tempat saya mengajar, di berbagai perkantoran libur akhir tahun berbeda-beda, namun tanggal 29 Desember orang Jepang mulai memenuhi angkutan umum, jalan-jalan untuk mudik. Read the rest of this entry »

LOmba Best Practice 2011

Posted: August 3, 2011 in Untukmu Guruku

Lomba Penulisan Pengalaman Terbaik (Best Practice) Guru Tahun 2011
Posted on 2 Agustus 2011 by guss!

i
Rate This

Quantcast

Lomba Penulisan Pengalaman Terbaik (Best Practice) Guru Tahun 2011

Latar Belakang
Berdasarkan peraturan-peraturan yang telah ada dalam peningkatan mutu dan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan, guru wajib melaksanakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang dapat terdiri atas kegiatan (a) pengembangan diri, (b) publikasi ilmiah, dan (c) karya inovatif.
Publikasi ilmiah, di antaranya dapat berupa tinjauan ilmiah di bidang pembelajaran. Isi dari publikasi llmiah tersebut, dapat berupa laporan dan pengalaman-pengalaman terbaik yang telah dilakukan oleh para guru dalam melaksanakan tugasnya. Read the rest of this entry »

Sepiring Nasi Penuh Cinta

Posted: July 29, 2011 in Motivasiku

Pada malam itu, Sue bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Sue segera pergi meninggalkan rumah tanpa membawa apa pun.

Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah Rumah Makan, dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan sepiring nasi, tetapi ia tidak mempunyai uang Read the rest of this entry »

RACUN KEBAJIKAN

Posted: July 29, 2011 in Motivasiku

Kisah ini terjadi di Cina pada zaman dahulu. Ada seorang wanita yang bernama Ling-ling, ia merupakan istri dari Aloy, seorang pria yang hidup mapan, dan mempunyai seorang ibu. Ling-ling, merupakan seorang istri yang baik. Namun ia merasakan bahwa mertuanya, ibu dari suaminya Aloy, sangat tidak menyukainya. Ia merasakan bahwa apapun yang ia lakukan salah di hadapan mertuanya. Ling-ling merasa bahwa mertuanya ini sangat tidak menyenangkan. Ia merasakan bahwa ia tidak dapat cocok dengan ibu mertuanya. Kepribadian mereka berbeda. Ling-ling merasa dikritik terus oleh mertuanya ini. Waktu berjalan, hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan, Ling-ling merasa sudah tidak nyaman lagi dengan mertuanya ini. Read the rest of this entry »